Di Atas Target, Preservasi Tolai–Sausu Dikebut Rampung Akhir Tahun

oleh -316 Dilihat
Screenshot

RADARNASIONAL,PARIGI MOUTONG — Pekerjaan Preservasi Jalan Tolai–Sausu MYC 2026 oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terus menunjukkan perkembangan positif.

Hingga saat ini, realisasi pekerjaan telah mencapai 73,34 persen, melampaui progres yang direncanakan sebesar 71,26 persen. Selisih tersebut menjadi indikator bahwa pelaksanaan pekerjaan di lapangan berjalan lebih cepat dibandingkan rencana yang telah ditetapkan.

Meski demikian, pekerjaan belum berhenti. Pelaksana bersama pihak terkait terus mengejar penyelesaian agar seluruh pekerjaan dapat rampung pada akhir 2026.

Foto :pekerjaan rutin berupa pembersihan bahu jalan di STA 11+250.

Ruas Tolai–Sausu memiliki posisi penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di Parigi Moutong. Karena itu, percepatan pekerjaan diharapkan tetap berjalan dengan menjaga kualitas dan standar teknis yang telah ditentukan.

Sejumlah pekerjaan dilakukan pada beberapa titik. Terpantau terkini,pekerjaan pengaspalan  AC WC ASB tercatat di STA 22+900 L. Kemudian pekerjaan AC-WC ASB juga berlangsung di STA 23+100.

Selain pekerjaan pada badan jalan, preservasi juga mencakup pekerjaan rutin berupa pembersihan bahu jalan di STA 11+250.

PPK: Dikebut, Tetapi Mutu Tetap Prioritas

Foto :pekerjaan pengaspalan  AC WC ASB tercatat di STA 22+900 L.

PPK 2.3 Provinsi Sulawesi Tengah, LM Hidayat, menyampaikan bahwa progres pekerjaan terus didorong agar target penyelesaian dapat tercapai pada akhir tahun.

Dengan capaian 73,34 persen, posisi pekerjaan saat ini berada di atas rencana 71,26 persen. Namun percepatan tetap dilakukan secara terukur dengan tetap memperhatikan mutu pekerjaan dan kondisi lapangan.

Bagi pengelola pekerjaan, penyelesaian tepat waktu penting, tetapi kualitas hasil pekerjaan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan. Jalan yang selesai dibangun atau dipelihara harus mampu memberikan manfaat dan pelayanan kepada masyarakat dalam jangka panjang.

Bukan Sekadar Aspal Baru

Foto :pekerjaan AC-WC ASB juga berlangsung di STA 23+100.

Preservasi jalan bukan sekadar membuat permukaan jalan terlihat mulus.

Pemeliharaan badan jalan, bahu jalan dan bagian pendukung lainnya merupakan bagian dari upaya menjaga fungsi jalan agar tetap aman dan nyaman digunakan.

Ruas Tolai–Sausu menjadi jalur penting bagi masyarakat. Mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, perdagangan dan aktivitas ekonomi lainnya sangat bergantung pada konektivitas jalan yang baik.

Karena itu, progres yang telah melampaui target menjadi kabar positif bagi masyarakat pengguna jalan.

Dengan realisasi yang telah mencapai 73,34 persen, pekerjaan kini memasuki fase penting. Sisa pekerjaan harus dikejar hingga tuntas, tanpa mengorbankan kualitas.

Targetnya jelas: rampung akhir tahun. Jalannya terawat, konektivitas terjaga, dan aktivitas ekonomi masyarakat terus bergerak.AD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.