Program Berani Cerdas Naik Kelas, Anwar Hafid Diberi Panggung Nasional Bicara Pendidikan

oleh -336 Dilihat
Screenshot

RADARNASIONAL,PALU – Program Beasiswa Berani Cerdas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mulai mendapat perhatian di tingkat nasional. Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dipercaya menjadi keynote speaker dalam Compass Building Camp (CBC) 2026, agenda nasional ETOS ID yang berada dalam ekosistem Beastudi Indonesia GREAT Edunesia–Dompet Dhuafa, Minggu (13/9/2026).

Kehadiran Anwar Hafid dalam forum tersebut tak lepas dari kebijakan Pemprov Sulteng dalam memperluas akses pendidikan tinggi melalui program Berani Cerdas.

Program ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah untuk membantu masyarakat Sulteng mengakses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Hingga akhir 2025, tercatat 23.569 penerima manfaat Berani Cerdas dengan alokasi anggaran lebih dari Rp84 miliar. Pada 2026, program tersebut kembali diperluas dengan dukungan pendidikan untuk jenjang S2 dan S3, khususnya bidang strategis yang dibutuhkan daerah.

Untuk tahun akademik 2026/2027, Berani Cerdas mencakup jenjang D3, D4, S1, serta jalur S2 dan S3 sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam CBC 2026 yang mengusung tema “Finding Your Direction” dengan semangat “Menapaki Langkah, Menorehkan Kisah”, Anwar Hafid berbagi perspektif mengenai kebijakan pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia daerah.

Forum tersebut mempertemukan pemerintah daerah dengan para penggerak pendidikan dan pengelola beasiswa dari berbagai wilayah Indonesia.

ETOS ID sendiri merupakan program beasiswa Dompet Dhuafa yang tidak hanya memberikan dukungan pendidikan, tetapi juga membina kapasitas dan integritas mahasiswa agar mampu menjadi SDM strategis bagi daerah.

Saat ini ETOS ID menjalankan pembinaan di 16 wilayah program, termasuk Palu, Sulawesi Tengah.

Pertemuan antara Berani Cerdas dan ETOS ID dinilai memiliki irisan kuat. Keduanya sama-sama menempatkan pendidikan sebagai investasi jangka panjang untuk melahirkan sumber daya manusia berkualitas.

Bagi Sulawesi Tengah, tampilnya Anwar Hafid di forum nasional tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan pengalaman daerah dalam memperluas akses pendidikan kepada komunitas penerima dan pengelola beasiswa di berbagai wilayah Indonesia.

Selain Anwar Hafid, CBC 2026 juga menghadirkan sejumlah tokoh pendidikan dan pengembangan SDM, di antaranya Ketua Beastudi Indonesia Bayu C. Winata, Administrative Assistant Penn State University sekaligus Alumni Etos ID Ambon 2012 Suhandi Hasan, Deputy Director I Pendidikan Dompet Dhuafa Mulyadi Saputra, serta Managing Director Program, Riset dan Budaya Dompet Dhuafa Haryo Mojopahit.

Bagi Pemprov Sulteng, Berani Cerdas bukan sekadar program pembiayaan kuliah. Program ini diarahkan menjadi pintu masuk untuk membangun generasi unggul yang kelak kembali berkontribusi bagi pembangunan Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.