IMIP Perkuat Kesehatan dan Pendidikan Warga Bahodopi, Ratusan Guru hingga 1.102 Kantong Darah

oleh -410 Dilihat
Screenshot

RADARNASIONAL,MOROWALI – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) terus memperkuat program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Sepanjang Januari hingga September 2026, program CSR IMIP diarahkan pada peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat di sekitar kawasan industri.

Di sektor kesehatan, IMIP melakukan renovasi Poskesdes Padabaho, membangun Poskesdes Labota serta gedung Posyandu Desa Le-Le.

Bersama Klinik IMIP dan pemerintah desa, perusahaan juga menggelar layanan pemeriksaan dan edukasi kesehatan gratis di Desa Bahomakmur, Fatufia dan Labota.

Kegiatan yang berlangsung pada April, Juli dan Agustus 2026 itu meliputi pemeriksaan kesehatan, tes laboratorium dasar, penyuluhan pencegahan penyakit tidak menular hingga senam kebugaran.

“Dari catatan Tim Pilar Kesehatan CSR IMIP, terdapat 500 jumlah kunjungan warga di layanan kesehatan ini, dan tingkat kepuasan publik mencapai 89,39 persen,” kata Laurencia Kirana Larasati, Strategy and Implementation Deputy Department Head CSR PT IMIP, Rabu (23/9/2026).

Selain layanan kesehatan, CSR IMIP bersama PMI Kabupaten Morowali, PMI Sultra dan RSUD Morowali juga rutin menggelar aksi donor darah.

Hingga September 2026, kegiatan tersebut berhasil mengumpulkan 1.102 kantong darah untuk mendukung kebutuhan fasilitas kesehatan bagi masyarakat.

Sementara di sektor pendidikan, IMIP merekrut 66 guru untuk ditempatkan di sekolah IMIP dan sekolah binaan CSR di Bahodopi.

Para tenaga pendidik tersebut terdiri dari delapan guru TK, 28 guru SD, 18 guru SMP, enam guru SMK, tiga guru SMA serta tiga pendamping Rumah Literasi IMIP.

Tak hanya menambah tenaga pengajar, IMIP juga menggelar pelatihan pengembangan pembelajaran Bahasa Inggris bagi 145 guru serta pengembangan kapasitas kepemimpinan bagi 58 kepala sekolah di Kecamatan Bahodopi.

Dukungan sarana pendidikan juga diberikan melalui distribusi komputer, proyektor, layar dan printer. Dalam sembilan bulan terakhir, sebanyak 569 set meubelair disalurkan ke delapan satuan pendidikan.

IMIP juga merampungkan pembangunan tujuh ruang kelas baru di sejumlah sekolah, termasuk MTs Al-Khairaat Makarti Jaya, PAUD KB Almutakabbir Labota, SDN Lerea dan SD Ekklesia Bahodopi.

“Tidak hanya mengasah kompetensi manusia, peningkatan sarana fisik diperlukan untuk mengimbangi pertambahan peserta didik. Penting juga upaya mendukung keberlanjutan pendidikan yang lebih baik bagi warga di sekitar kawasan IMIP,” ujar Laurencia.

Di tingkat pendidikan tinggi, IMIP turut menyalurkan 22 jenis alat laboratorium kimia modern dan 40 jenis bahan kimia ke Politeknik Industri Logam Morowali.

Program pendidikan juga diperluas melalui Rumah Literasi IMIP dan program Beasiswa IMIP Bersinergi yang saat ini mendampingi 65 mahasiswa asal Kecamatan Bahodopi yang menempuh pendidikan sarjana di sejumlah perguruan tinggi.

Melalui berbagai program tersebut, IMIP menyatakan pertumbuhan kawasan industri di Bahodopi diarahkan untuk berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.