Intip Proyek BPBD Sulteng Di Morowali ,Warga Pertanyakan Kualitas

oleh -2573 Dilihat

Morowali, Sulawesi Tengah – Proyek pembangunan talud penahan ombak di Desa Lanona Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, mulai disorot masyarakat.(6/5/2025).

Foto : retakan proyek talud terkini (5/5)

Diketahui Infrastruktur senilai Rp265 juta ini dibangun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah dan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2024, di kerjakan oleh CV Jaya Putra dengan masa pelaksanaan selama 90 hari kalender.

Foto : Struktur Talud yang mengantung (5/5)

Talud ini diharapkan menjadi pelindung utama kawasan pesisir dari abrasi dan gelombang tinggi yang kerap melanda wilayah tersebut.

Namun, dari hasil pantauan di lapangan, proyek yang belum lama rampung itu menunjukkan adanya keretakan yang cukup signifikan pada  bagian struktur Viral. Bahkan, pondasi talud terlihat menggantung di sisi ujung kanan , menimbulkan kekhawatiran soal ketahanan jangka panjangnya.

Warga setempat menyampaikan kekecewaan atas kondisi tersebut. Mereka menilai pekerjaan tidak memenuhi standar kualitas infrastruktur yang seharusnya tahan terhadap cuaca ekstrem dan cukup usia diwilayah pesisir.

“Kami belum bisa memastikan apakah proyek ini benar-benar memenuhi target atau tidak, tapi dari pengamatan kami, ada bagian yang sudah retak dan beberapa unsur lainnya. Ombak di sini kadang cukup besar, dan kami masih terus memantau kondisi talud ini,” ujar seorang warga kepada media ini, Senin (5/5).

Ia berharap talud ini dapat memberikan perlindungan jangka panjang bagi desa, bukan sekadar proyek formalitas yang cepat rusak. Warga juga mendorong adanya perpanjangan struktur dan pengawasan ketat dari pihak terkait.

Terkonfirmasi Senin (5/5) Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr.Ir Akris Fattah Yunus,via whatsapp belum memberikan jawaban terkait hal tersebut .

Desa Lanona kab Morowali diketahui berada di wilayah yang cukup rawan terhadap bencana pesisir. Karena itu, keberlangsungan dan kualitas proyek ini menjadi sangat krusial dalam menjamin keselamatan warga dan infrastruktur desa ke depan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.