Radarnasional,Morowali-Proyek pembangunan talud pemecah ombak atau pengaman pantai di Desa Bente, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Proyek ini dinilai sangat bermanfaat dalam mengatasi abrasi serta memberikan perlindungan bagi kawasan pesisir.16/5/2025
Pengerjaan proyek dilakukan dengan melibatkan masyarakat lokal dan diawasi langsung oleh Kepala Desa Bente.
Selain berfungsi sebagai pengaman pantai dari gelombang laut, talud ini juga menjadi tambatan perahu bagi para nelayan, sehingga meningkatkan kenyamanan dan keselamatan aktivitas melaut.
“Semenjak adanya talud ini, kami merasa lebih tenang dari ancaman ombak. Tambatan perahu juga lebih tertata dan aman,” ungkap salah satu warga Desa Bente.
Melihat dampak positif yang dirasakan, warga menyampaikan harapan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah agar pembangunan talud dapat diperpanjang.
“Melalui kepimpinan Gubernur Sulteng Anwar hafid kami juga berharap kedepannya ada penambahan pembangunan pengaman pantai Tujuannya, untuk mencakup wilayah pesisir yang lebih luas serta memperkuat perlindungan terhadap potensi naiknya gelombang air laut lebih luas kedepannya “tambah warga sekitar

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Ir. Akris Fattah Yunus, MM, menyatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program strategis Pemerintah Provinsi dalam upaya mitigasi bencana dan perlindungan masyarakat pesisir.
“ pembangunan talud ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah provinsi Sulawesi Tengah dalam melindungi wilayah pesisir dari abrasi dari dampak perubahan iklim,” ujar Akris
Ia menambahkan, ke depannya Pemerintah Provinsi terus mendorong pembangunan infrastruktur berbasis mitigasi bencana, serta menampung aspirasi masyarakat sebagai bagian dari evaluasi dan pengembangan program lanjutan.









