BPJN Sulteng Kebut Preservasi Jembatan Batui-Tolai-Rata-Baturube, Progres Tembus 63,48 Persen

oleh -370 Dilihat

RadarNasional,BANGGAI – Komitmen pemerintah dalam menjaga kemantapan jalan dan jembatan nasional di Sulawesi Tengah terus diwujudkan melalui Paket Preservasi Jembatan Batui–Toili–Rata–Baturube yang saat ini terus dikebut pelaksanaannya. Paket pekerjaan yang ditangani oleh PPK 3.4 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan.

Foto :Jembatan Sinorang, saat ini telah memasuki tahapan penting berupa persiapan pemasangan panel Full Depth Slab

Hingga saat ini, progres keseluruhan Paket Preservasi Jembatan Batui–Toili–Rata–Baturube telah mencapai 63,48 persen. Capaian tersebut mencerminkan perkembangan seluruh pekerjaan yang ada dalam paket, dan terus dipacu agar dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan dengan tetap mengedepankan mutu konstruksi dan keselamatan kerja.

Paket preservasi ini memiliki dua output penanganan, yakni rehabilitasi Jembatan Sinorang serta pemeliharaan berkala Jembatan Bakung II dan Jembatan Momo II. Ketiga jembatan tersebut merupakan bagian dari jaringan jalan nasional yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan kelancaran distribusi logistik di Kabupaten Banggai.

Untuk pekerjaan rehabilitasi Jembatan Sinorang, saat ini telah memasuki tahapan penting berupa persiapan pemasangan panel Full Depth Slab setelah proses pembongkaran lantai beton jembatan selesai dilaksanakan. Tahapan tersebut merupakan bagian dari rehabilitasi struktur guna mengembalikan kekuatan dan fungsi jembatan agar dapat melayani lalu lintas secara optimal dalam jangka panjang.

PPK 3.4 BPJN Sulawesi Tengah, Muhajir, menjelaskan bahwa seluruh pekerjaan dalam paket preservasi berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

“Pada pekerjaan rehabilitasi Jembatan Sinorang, progres saat ini telah memasuki tahap persiapan pemasangan panel Full Depth Slab setelah pembongkaran lantai jembatan selesai dilakukan. Sementara progres sebesar 63,48 persen merupakan capaian keseluruhan Paket Preservasi Jembatan Batui–Toili–Rata–Baturube yang mencakup rehabilitasi Jembatan Sinorang serta pemeliharaan berkala Jembatan Bakung II dan Jembatan Momo II,” jelas Muhajir, Jumat (10/7/2026).

Ia menegaskan, seluruh pekerjaan terus dikebut agar dapat selesai sesuai jadwal tanpa mengurangi kualitas hasil pekerjaan.

“Kami berkomitmen menyelesaikan seluruh pekerjaan dalam Paket Preservasi Jembatan Batui–Toili–Rata–Baturube sesuai target waktu yang telah ditetapkan. Percepatan pekerjaan tetap mengutamakan kualitas konstruksi, keselamatan para pekerja, serta keselamatan pengguna jalan. Harapan kami, setelah seluruh pekerjaan selesai, masyarakat dapat menikmati infrastruktur jembatan yang lebih kuat, lebih aman, dan lebih nyaman sehingga mampu mendukung aktivitas ekonomi maupun mobilitas masyarakat dalam jangka panjang,” tegasnya.

Rehabilitasi Jembatan Sinorang sendiri dilakukan melalui pembongkaran pelat lantai lama yang telah selesai dikerjakan, kemudian dilanjutkan dengan pemasangan panel Full Depth Slab sebagai pelat lantai baru. Metode tersebut dipilih untuk meningkatkan daya dukung struktur, memperpanjang umur layanan jembatan, dan mengembalikan tingkat kemantapan sesuai standar teknis jalan nasional.

Sementara itu, pemeliharaan berkala Jembatan Bakung II dan Jembatan Momo II dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga kondisi kedua jembatan tetap prima sehingga dapat terus memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Selama pekerjaan berlangsung, BPJN Sulawesi Tengah mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi lokasi pekerjaan, khususnya di kawasan rehabilitasi Jembatan Sinorang. Pengendara diminta mematuhi rambu-rambu sementara, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta bersabar apabila diberlakukan pengaturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Melalui Paket Preservasi Jembatan Batui–Toili–Rata–Baturube, pemerintah berharap kemantapan infrastruktur jalan dan jembatan nasional di Kabupaten Banggai dapat terus terjaga. Sebab, jembatan yang kuat dan andal bukan hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi, kelancaran distribusi barang, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

AD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.