Radarnasional,Palu— DPRD Kota Palu bersama Polresta Palu menggelar rapat koordinasi membahas penanganan aksi kriminal jalanan seperti begal dan aktivitas geng motor yang melibatkan remaja.

Rapat berlangsung di ruang sidang utama DPRD Palu, Rabu (14/5), dipimpin Ketua DPRD Rico AT Djanggola dan dihadiri pimpinan fraksi serta jajaran Polresta Palu.
Kapolresta Palu, Kombes Pol Deny Abrahams, menyebutkan bahwa pelaku kejahatan jalanan mayoritas adalah pelajar SMP dan SMA yang terpengaruh media sosial. Ia menegaskan patroli malam akan diperkuat oleh Tim Jaguar, khususnya di lokasi rawan kejahatan.
“Anak-anak ini banyak belajar dari media sosial tanpa kontrol. Karena itu, dalam pendekatan restorative justice, kami libatkan sekolah, tokoh agama, dan orang tua,” ujar Deny.
Pihak kepolisian juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi aktivitas anak di luar rumah. Selain geng motor, Deny menyebut peredaran narkoba jenis sabu juga menjadi ancaman serius di Kota Palu.
Ketua DPRD Rico AT Djanggola mendukung penuh langkah Polresta Palu dan menyatakan akan ada rapat lanjutan bersama Pemkot Palu untuk menyusun strategi pencegahan jangka panjang.
“Kita ingin semua pihak bergerak bersama, agar keamanan dan kenyamanan warga bisa terjamin,” ujarnya.
Sinergi antara DPRD dan Polresta diharapkan menjadi langkah konkret dalam menekan angka kejahatan jalanan dan menyelamatkan generasi muda dari pengaruh buruk lingkungan.









